Sabtu, 20 Februari 2016

PENDAKIAN GUNUNG PENANGGUNGAN VIA KUNJOROWESI

Jika Anda udah bosan dengan jalur gunung Penanggungan via Tamiajeng maupun via Jolotundo, tidak ada salahnya Anda memberi energi pada jiwa petualangan Anda untuk mencoba jalur Gunung Penananggungan utara Via Kunjorowesi (Telogo) Ngoro.

Jalur Penanggungan via Kunjorowesi ini lebih cepat untuk menuju puncak Penanggungan dibandingkan jalur yang lainnya.Untuk mencapai puncak Penanggungan melalui jalur Kunjorowesi ini dapat ditempuh sekitar 2-3 jam saja. Selain itu, masyarakatnya juga terkenal ramah sehingga banyak para pendaki yang senang mendak melalui jalur ini.

Untuk melakukan pendakian gunung Penanggungan via Kunjorowesi, pertama harus ke Dusun Wates (Dekat dengan Pusdik Brimob Watukosek). Disarankan bagi para pendaki yang mau mendaki gunung Penanggungan via jalur Kunjorowesi untuk menggunakan sepeda roda dua ataus sepeda motor. Setelah sampai di dusun Wates, dilanjutkan  masuk jalan menuju Dusun Krkilan ke arah selatan (Sebelah timur mini market).  Di jalan ini banyak dump truck yang keluar masuk jalan raya sehingga bagi para pendaki diharap berhati-hati. Setelah itu sampailah di Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi. Disini pendaki bisa minta tolong untuk diantarkan menuju jalur pendakian arah ke Telogo atau bisa juga bertanya karena mayoritas masyarakat disitu tahu tempat tersebut. Jika sudah sampai di Telogo, pendaki bisa menitipkan sepedanya kerumah-rumah warga. Jika beruntung, pendaki bisa mendapatkan buah alpukat atau jeruk bali jika sedang musim panen.

Pemandangan via Kunjorowesi juga tidak kalah jika dibandingkan dengan yang lainnya. Para pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan hutan Mahoni yang eksotis. Biasanya para pendaki berhenti di Hutan Mahoni ini untuk istirahat dan berfoto-foto. Di hutan Mahoni ini juga merupakan jalur bagi masyarakat Kunjorowesi untuk mencari rumput di Gunung Penanggungan sebagai pakan ternak mereka. Jadi jangan kaget jika ada bapak-bapak, ibu-ibu atau bahkan kakek nenek yang tiba-tiba turun dari gunung sedang memikul rumput yang begitu banyak.



Setelah memalui Hutan Mahoni, selanjutnya pendaki akan sampai di hutan akar atau penduduk Kunjorowesi menyebutnya "Alas Walindra." Dilanjutkan dengan alang-alang dan tibalah di Puncak Gunung Penanggungan.

Setiap jalur pendakian memiliki berbagai keunikan tersendiri, begitu juga jalur-jalur pendakian di Gunung Penanggungan. Sebagai referensi, Jalur pendakian paling banyak didaki adalah Via tamiajeng atau biasa disebut jalur selatan, dengan fasilitas lengkap beserta perijinan di basecamp dan terdapat pos-pos di setiap jalurnya.

Sekian informasi mengenai jalur Gunung Penanggungan via Kunjorowesi. Semoga informasi bermanfaat. Terima kasih.

2 komentar:

  1. Jalur Kunjorowesi ga ada posnya sama sekali. Dan jarang pendaki lewat jalur tersebut. Untuk pemula disarankan lewat tamiajeng atau jolotundo yang banyak dijumpai pendaki lainny, menurut pengalaman pribadi lewat kunjorowesi sangat sepi.

    BalasHapus
  2. Sabtu kemarin saya dan rombongan mendaki penanggungan (camp di Candi Wayang) via dsn Telogo, jalur yang sepi adalah dari dsn Telogo sampai candi wayang namun jalurny cukup bersahabat karena ada jalan setapak dari batu yang sangat membantu dan ditengah perjalanan berjumpa dgn jalur yang bercabang, kekanan ke candi kerajaan dan Dharmawangsa dan ke kiri ke arah Candi Wayang, pemandangan dari jalur ini cukup bagus karena viewnya ke arah Porong...salam newbie rimba

    BalasHapus